Skip to main content

Tanglong , kembang api dan ceritaku

Hari minggu malam kemarin, sejak pukul 20.00 jalanan A Yani Banjarmasin menuju luar kota penuh sesak oleh muda mudi yang  ingin menyaksikan festival tanglong, bagarakan sahur dan pesta kembang api di lapangan Murjani Banjarbaru. Mereka berbondong bondong pergi Menuju kota idaman itu. Tak heran, kemacetan pun tak bisa dihindari lagi di sepanjang jalan itu.

Sebagai anak muda, (hah? Umur lo berapa??) tentu saja aku dan teman teman tak mau ketinggalan pesta setahun sekali tersebut. Setelah acara buka puasa bersama dan “bedadai” sebentar di siring, kami pun berangkat menuju tempat kejadian perkara pada pukul 20.30 (Agak khawatir juga, soalnya kalau telat pasti jalanan macet). Dan benar saja, jalanan memang penuh sesak, untungnya semua punya tujuan yang sama, jadi arus kendaraan lancar lancar saja.

Tapi yang dikhawatirkan akhirnya terjadi juga, di sekitar landasan ulin sempat terjadi kemacetan yang cukup panjang. (Oh god!! Murjani masih sekitar 5 sampai 10 km lagi!!) tapi ternyata eh ternyata kemacetan tersebut disebabkan adanya kecelakaan di depan sana. (kurang begitu jelas apa dengan apa yang bertabrakan, yang jelas para polantas dan massa rame berkumpul di pinggir jalan). Setelah para polantas mengamankan para korban akhirnya aruspun kembali lancar dan kamipun bisa bernafas lega kembali.

Tapi.... semakin mendekat banjarbaru kondisi jalanan ternyata semakin padat. Sekitar km 28 aku memutuskan untuk melewati jalan alternatif saja yang langsung keluar di area murjani. (beruntunglah karena selama ini aku memang suka main ke Banjarbaru dan cukup hafal jalan jalan tikus yang mengarah ke Murjani). Alhamdulillah.. kami melewati jalanan itu tanpa rintangan berarti.

Bagian tersulitnya adalah mencari tempat parkir. Beberapa kali kami melewati tempat parkir yang ternyata sudah penuh.. pada kesempatan ke 3 barulah kami bisa menemukan tempat parkir yang masih ada tempat kosong. (tebak berapa tarif parkirnya? 5ribu !! )

Penyesalan berikutnya adalah, ternyata kami memang benar benar terlambat!! Kala kami sibuk mencari tempat parkir, terlihat kembang api yang sangat indah ditembakkan dari atas kantor pemko Banjarbaru (rupanya itu kembang api puncak) . Sangat indah... namun sialnya, begitu aku mengeluarkan kamera digital dari saku, eh.. kembang apinya keburu habis L

Begitu pula ketika kami berada di lapangan Murjani untuk melihat lihat mobil peserta tanglong, mungkin hanya sekitar 5 menit kami bisa meliat liat karena setelah itu mereka langsung cau pergi berkeliling. Aneh juga tahun ini, padahal seingatku tahun dulu mobil peserta baru berangkat sekitar pukul 24.00...
Begitulah, kami kehilangan beberapa momen berharga. Akupun jadi kecewa karena tidak bisa menemukan kembang api yang indah.

Inilah foto foto yang masih sempat  aku ambil sewaktu kembang api lagi rame ramenya:





Comments

  1. pertamax!!
    Waahh...nice shoot ka :)
    Hahaha..ga kaget mah parkirnya segitu,soalnya udah pengalaman,hihi meskipun cuma 3ribu kemaren..padahal cuma ada acara bazar.hehehe

    ReplyDelete
  2. Hehehe.. makasih ^_^
    iya, waktu masuk area parkir kami sempat tebak tebakan harga.
    sebelumnya aku malah menebak 10 rb...
    wajar lah.. memanfaatkan momen sekali setahun :)

    ReplyDelete
  3. iya...
    Anggaplah bagi-bagi rezeki :)

    ReplyDelete
  4. Iya,
    hehehe. . .
    ayu cantik deh *ganyambung :-P
    :-P

    ReplyDelete
  5. widiewww...seruu ihh...:)
    dari dulu pengen nonton itu,tapi ga pernah dibolehin sama mamah..hikss..

    ReplyDelete
  6. Ayu_ yarhamukallah.... :p

    Linda_ hehehe.. wajar lah. namanya juga anak cewe. soalnya jauh banget..(pantatku aja sampai panas diperjalanan. xixixixixi)

    ReplyDelete
  7. hehe,,iyaa sihh..
    tapi,sekali-skali pngen se sono juga..
    nanti..suatu saat..haha..:p

    ReplyDelete
  8. nanti.. suatu saat jr.,,.
    kalimatnya mengandung keputus asaan di balik sebuah harapan.. :D

    mudahan ae.. tahun depan diijinin mamah km. :)

    ReplyDelete
  9. weitss,kk nuii tau bnr,,haha

    hu'um..mdhan ae taun depan diizinin mama..
    aminnn..:)
    hee..

    ReplyDelete
  10. kisah kada ketemu pacarnya kada dbuat

    ReplyDelete
  11. emank kd ktmu pank... jd kd tebuat ae.. :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Share Pengalaman Transaksi di Lazada

Belanja online sendiri sebenarnya udah bukan pengalaman baru lagi buat aku. Dulu aku pernah membagi pengalaman tentang beli kamera secara online (baca: balada nikon coolpix p310 ) dan sejak saat itu aku sudah berani untuk melakukan pembelian online untuk barang yang nilainya 7 digit, dan alhamdulillah aja sih, ga pernah yang namanya ketipu ataupun juga mengalami keluhan keluhan lain. Ya sambil diliat juga seperti apa penjualnya, kalo kita ragu ragu yang mending ditunda aja dulu hasrat untuk berbelanja onlinenya. Tapi kalo udah ngebet banget juga ya langsung aja pesan. Hehee.. tapi jangan nyalahin aku ya kalo ntar barang yang dibeli ga sesuai ama keinginan atau malah ga dikirim sama sekali. DO IT WITH YOUR OWN RISK. Tapi melalui tulisan ini aku akan mencoba berbagi bagaimana cara berbelanja online yang aman itu.

Film; hachiko

Hachiko bercerita tentang seekor anjing yang "ditemukan" oleh seorang professor guru musik di stasiun kereta. keduanya memiliki ikatan batin yang sangat kuat. bahkan hatchi, dengan setianya mengantar proffesor yang ingin pergi bekerja setiap hari sampai stasiun, dan kemudian menjemputnya kembali pada pukul 5 sore, saat sang professor pulang. kegiatan rutin itu berlangsung beberapa tahun, hingga pada suatu waktu, saat sedang mengajar, proffesor itu terkena serangan jantung dan langsung meninggal di tempat. sementara itu di stasiun, hachi dengan setianya menanti kedatangan sang professor tersebut. ia tak pernah tau kalau professor,majikan sekaligus sahabatnya itu tidak akan pernah pulang lagi. namun ia terus saja menanti.... setiap hari... setiap jam 5 sore, hachi dengan setia duduk di depan stasiun sampai hampir 10 tahun, sampai ia mati. Cerita hachiko sebenarnya adalah kisah nyata.terjadi di kota Shibuya, Jepang. bahkan di stasiun kereta shibuya, kita akan menemukan p...

Antri Bensin di SPBU? berikut cerita dan tipsnya

Dua minggu terakhir, antrian BBM bersubsidi di SPBU semakin menggila saja. Kadang perlu waktu sampai satu jam mengantri baru aku bisa dapat giliran mengisi bensin. Kondisi tersebut membuat aku belakangan jadi kehilangan gairah untuk jalan-jalan dan menyia-nyiakan bahan bakar motorku untuk tujuan yang tidak begitu penting, Proses pengantrian yang begitu lama sering membuat aku malas untuk ke SPBU dan lebih memilih beli di eceran. meski dengan harga yang lebih mahal tentunya. Pasokan Bahan bakar untuk wilayah Kalsel sepertinya memang sedang dalam kondisi tidak banyak.  Pernah suatu waktu aku melakukan perjalanan dari Martapura-Banjarbaru-Banjarmasin di sore hari. Dalam perjalanan tersebut aku melewati mungkin sekitar 8 atau 9 SPBU.  Sialnya, ternyata semua SPBU yang aku lewati kehabisan stok BBM bersubsidi. Luar biasa! entah ini permainan atau apa, yang pasti untuk kesekian kalinya aku harus membeli di eceran dengan harga yang lebih tinggi 134% dibanding harga resmi di SPB...