Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Fiction Story

Bangku Taman (Bab1)

BRoooot.... “njir, kenapa lu kentut disini tong?” “buset dah mana bau banget lagi..” “wahahaa... sori bro, kaga nahan lagi nih, kayaknya perut ane mules abis nge eksekusi mangga hasil nyolong di kebonnya Mang Sapran pagi tadi.” “yaudah, cabut yuk... kalo disini terus bisa bisa bodi gue ngerempeng kena radiasi kentut lo.. noh liat, bunga di taman aja udah layu gegara kentut lo.” “yuk dah, cabut.. ada WC umum gak ya disekitar sini? Kalo ga ada ya WC khusus juga gapapa deh. Ni mangga dalam perut kayaknya udah kaga betah nongkrong di dalam bodi gue” “alah, tu urusan lo... yg penting sekarang kita cabut dari taman yang udah lu kasih polusi berbahaya ini.” “yuk..” Kedua remaja tanggung itupun berlalu pergi.. beranjak dari sebuah bangku taman yang telah mereka duduki sejak 2 jam yang lalu. ya, sebuah bangku taman yang nyaris tidak pernah kosong baik pagi maupun sore hari. Disebut bangku taman karena ia memang berbentuk bangku dan terletak di sebuah taman di tengah kota. La...

Sleep Pharalysis (cerpen)

02.53 Dari sudut jalan nampak bias cahaya lampu terlihat melalui jendela kamar Sam, yang menandakan masih ada aktivitas yang terjadi di kamar tersebut. Sudah terlalu larut memang. Bagi pelajar SMA seperti Sam, di jam seperti ini seharusnya ia sedang terlelap dan beristirahat guna mengisi tenaga agar bisa konsentrasi untuk sekolahnya besok pagi. Namun faktanya sekarang, Sam masih terjaga. Ia bukannya tak bisa tidur, namun ia tidak berani untuk tidur. Ia terlalu takut.. karena sesuatu yang sangat mengerikan menanti dirinya apabila ia sampai lengah dan terlelap. Sesuatu yang baru saja dialaminya sekitar satu jam yang lalu !!

Pandora 16

Kelopak mataku sudah terasa begitu berat untuk dibuka.  Padahal waktu masih menunjukkan pukul sembilan malam. Ah... semoga saja aku bisa mendapatkan penumpang sebelum aku mengakhiri tarikan ojekku hari ini. Baiklah.., aku akan menunggu sepuluh menit lagi di pangkalan ini. Jika memang tidak ada penumpang yang ingin naik ojek lagi, aku memutuskan untuk pulang saja. Meski dalam hati aku takut mengecewakan istriku karena jumlah penghasilanku hari ini sungguh masih sangat jauh dari kata memuaskan. Namun mataku sepertinya memang sudah tidak bisa diajak kompromi lagi, dan ingin segera beristirahat. “bisa anterin Saya ke terminal?” Kulihat seorang bapak bapak dengan pakaian serba putih tiba-tiba sudah berdiri di depanku, mungkin karena aku sudah terlalu mengantuk, makanya aku tidak menyadari kedatangan beliau. Agak janggal juga melihat pakaian yang dikenakan bapak itu, sekilas penampilan beliau mengingatkanku pada pasien-pasien  di rumah sakit. “tarifnya 20 ribu” Bapak it...

The Power Of Kepepet

Sebelumnya mari kita baca lagi sebuah humor lama ini: Disebuah negeri antah berantah, Raja mengumpulkan seluruh rakyatnya di pinggiran sungai. Ia ingin mengadakan satu lomba dimana pesertanya harus bisa menyeberangi sebuah sungai dengan cara berenang. Tidak semudah kedengarannya, karena sungai itu dihuni oleh puluhan buaya yang selalu kelaparan dan siap memangsa makhluk hidup yang mencoba menyentuh sungai itu. Ya, hadiah yang ditawarkan Raja memang sangat besar.. namun resiko dari keturutsertaan pada lomba itu adalah pertaruhan nyawa, hidup dan mati !! Hal tersebut membuat tak satupun orang yang berani untuk mencoba tantangan dari Raja. Sang raja mulai bosan karena tak satupun dari mereka yang mau bercebur ke sungai. Iapun menaikkan hadiahnya menjadi 2X lipat.. namun belum ada yang berani juga. Raja menaikkan lagi menjadi 3X lipat.. terdengar bisik-bisik dari beberapa orang, namun mereka masih ragu. terakhir, Raja menaikkan jumlah hadiah menjadi 10X lipat !! dan seketika itu j...

This is not a Love Story

"This is a story of a Boy meets girl. but you should know upfront, this is not a Love Story"  Sebelumnya aku minta maaf kalau kalimat pembukanya mirip dengan kalimat pembuka salah satu drama romcom yang rilis di tahun 2009 lalu. Bukan bermaksud menjiplak, aku hanya mengutip saja (pikirin sendiri bedanya). Okey, dalam tulisanku kali ini aku memang akan menceritakan sebuah kisah. Sesuai kutipan di atas, Ceritaku ini bukan mengisahkan sebuah kisah cinta, dan bukan pula kisah tentang cinta. Di kisah ini Aku memang akan bertemu dengan seorang wanita, tapi tetap kisah ini hanya sebatas kisah biasa, yang bahkan mungkin tanpa makna. Kisah ini berawal di hari kamis malam. Tak seperti malam-malam biasanya, pada malam itu pukul 20.00 aku sudah terlelap di atas tempat tidurku yang empuk itu karena memang besok paginya aku harus menghadapi peristiwa megapenting yang mungkin dapat mengubah cerita perjalanan hidupku secara keseluruhan. Sial bagiku, karena terlalu mencemaskan apa ya...

Trilogy Kenakalan SMP (Bag. 3: END)

"Segala sesuatu itu memiliki batas. Jika kau melewati batasan itu, maka sesuatu yang tak lazim akan terjadi" *** Adalah sebuah bangku panjang dari kayu.. Ia telah lama dibuat oleh penciptanya, ia juga telah lama berada di sana, di depan sebuah kelas. Ia selalu diperebutkan siswa dan siswi di setiap jam jam istirahat. Mungkin ia senang, mungkin juga tidak. Sebab tak semua anak yang duduk di atasnya adalah anak baik, bahkan anak baik pun bisa terlihat menjadi tidak baik jika tidak dilihat dengan baik. Kebaikan yang tidak dimanfaatkan dengan baik tidak akan mendatangkan kebaikan bagi semuanya. Baiklah, sebelum tulisanku makin kacau dan tidak membaik, ada baiknya jika aku langsung saja bercerita tentang kelakuan tak baik di masa SMP dulu. Simaklah dengan baik :) 3. Misteri Bangku Panjang (F8)

Camping di Tahun Baru

Semakin dewasa hidup ini jadi semakin membosankan ya?  kalau aku ingat ingat lagi selama 2 tahun terakhir ini cerita hidupku biasa biasa saja, kisah yang muncul paling cuma masalah pekerjaan. Selebihnya,, membosankan. Aku sudah tidak ingat lagi kapan terakhir kali aku tertawa dengan begitu lepas, kapan terakhir aku menjerit dengan begitu ketakutan, kapan aku gugup tidak karuan, dan kapan aku menangis penuh kesedihan, segalanya kini terasa begitu datar. Begitu Hampa... Aku... Ingin penyegaran, Ingin Refreshing... ** Eh, tiba tiba saja aku kepikiran pengen camping gitu. Tapi kalau bicara soal cerita camping aku ingat yang paling berkesan itu adalah ketika waktu aku dan teman teman camping di daerah Bajuin,  tanggal 31 Desember 2003 - 2 Januari 2004. Waktu itu masih kelas 1 SMK, aku dan teman teman (8 orang kalau tidak salah ingat) sengaja merencanakan untuk camping untuk mengisi waktu liburan usai pembagian rapor semester 1. Apa yang kami lakukan sebenarnya cukup beres...

Trilogy kenakalan SMP (bagian 2)

Sesuai judul, tentunya tulisan di bawah ini adalah kelanjutan dari Entri Trilogy kenakalan SMP Bagian 1 . Jika kemarin dalam cerita pertama berjudul "Pintu Kelasku", di bagian kedua ini kata pintu tidak akan disebut lagi,  fungsinya akan digantikan dengan secarik kertas pembawa bencana. sepertinya tak perlu basa basi lagi deh, langsung cekidot aja satu lagi kelakuan tak wajar kami saat di kelas. 2. Tragedi Pesawat dan Gedung Kembar litak sret litak litak sret.. gisut gisut gisut... Mungkin penggambaran suara di atas masih kurang tepat, tapi yah.. anggap saja kalian semua mengerti kalau yang aku maksudkan di atas itu adalah suara kapur yang sedang beradu dengan papan tulis kala seorang guru sedang mengajar di sebuah kelas. Matematika, salah satu mata pelajaran yang dibenci bagi sebagian siswa sekolah, selain karena rumit, pelajaran ini juga terbilang sulit (he, apa bedanya ya?) tapi mungkin bagi siswa siswa yang sudah sangat mengerti dengan salah satu materinya, ...

Trilogy Kenakalan masa SMP (bagian 1)

Tahun 2003... Tahun terakhir masa SMP ku. Bersama 39 siswa yang lain aku tergabung dalam satu kelas "unggulan". sebut saja nama kelas itu adalah 3A. Siswa-siswa yang bisa berada di kelas itu jelas bukanlah siswa sembarangan. Kami dipilih berdasarkan siswa dan siswi dengan nilai terbaik di setiap mata pelajaran. Secara intelegensi mungkin kami memang unggul dari siswa siswi di kelas lain. tapi secara emosi, kami sama saja dengan yang lain. Para ababil yang hobinya senang-senang. Ada 3 dosa besar yang kami lakukan semasa SMP, yang sedikit banyaknya telah mencoreng nama baik kelas kami. Disini aku akan menceritakan kisah pertama, dosa yang paling ringan dari sudut pandang aku, dari ingatan aku:

Miracle Of Giving (remake-keajaiban sedekah)

Tuhan, dalam firman-Nya berjanji apabila kita bisa mau berbagi kepada sesama, maka rezeki kita juga akan ditambahkan. Mungkin bagi pemikiran sebagian orang tidak akan begitu saja mempercayainya. Tapi, janji Tuhan itu nyata. tak akan bisa dipikirkan menggunakan logika. dan aku punya cerita tentang itu:

Sebuah cerita di sebuah Mall

Minggu, 9-10-11 Aduh.. penat sekali rasanya kakiku ini. Berkeliling-keliling ga karuan selama 1 jam setengah membuat kakiku serasa mau copot. Belum lagi masalah lututku yang belum pulih benar dari cedera yang kudapat saat latihan futsal kamis kemarin membuat aku merasa mati rasa pada bagian bawah tubuh. Kulirik jam, masih jam 14.20 artinya masih duapuluh menit lagi film yang akan kami tonton baru dimulai. Uh.. ingin rasanya aku duduk barang sebentar, tapi di toko buku ini semua tempat duduk buat para pengunjung sudah terisi semua. Kulihat kedua temanku pun juga sepertinya memiliki perasaan yang sama denganku. Ah.. harusnya tadi kami santai saja dulu duduk duduk di tempat makan lantai atas tadi. Tapi salah seorang temanku malah mengajak ke toko buku ini. Katanya bisa duduk sambil baca-baca .. tapi....

Keajaiban Sedekah..

Sedikit berbagi pengalaman, bukan bermaksud pamer atau apa. Hanya ingin memberikan pandangan agar mata kita lebih terbuka untuk lebih banyak berbagi kepada sesama. Kebetulan di twitter aku mefollow @pencintasedekah jadi setiap saat TL aku dihiasi oleh motivasi dan keistimewaan kita jika senang bersedekah. Salah satu yang aku ingat adalah sedekah itu bisa dibilang pinjaman Allah kepada kita. Jadi secepatnya PASTI akan dikembalikan kepada kita, bahkan berkali-kali lipat. Seperti ceritaku yang baru saja kualami malam tadi.

Aku bisa mencium bau kematian!!

*PERINGATAN : beberapa isi tulisan maupun gambar dalam postingan ini mungkin akan terlihat dan terdengar menyeramkan bagi sebagian orang, alangkah baiknya apabila saat anda membaca tulisan ini anda sedang tidak sendirian. jika anda merasa belum siap mental lebih baik jangan diteruskan membaca.

Apakah kamu punya pengalaman mistis?

Bulan Ramadhan kok ngomongin hal mistis? hehehe.. kebetulan aja tadi habis cerita cerita sama teman tentang pengalaman mistis yang pernah dialami. Sebagian orang mungkin percaya pada hal hal gaib. sebagian yang lain memilih untuk lebih berlogika dan menolak untuk percaya. Kalau aku sih.. ditengah tengahnya aja ya.. Lanjut, sebenarnya Saya bukanlah orang yang ditakdirkan untuk bisa "melihat" secara nyata penampakan dari alam sebelah. Jadi saya tidak bisa bercerita  dengan lebih rinci tentang penampakan yang seram seram. Saya cuma bercerita tentang pengalaman yang aneh dan agak diluar logika. Ceritanya begini.. Waktu itu aku masih sekitar 9 atau 10 tahunan.

Sebuah Undangan

“Datang ya rif?...” “tolong kasih tau teman teman yang lain juga. Ini undangannya” Aku baca undangan itu. Tulisannya cukup besar 'Undangan perkawinan Vina dan Evan', minggu depan. Bertempat di rumah Vina sendiri. “Insya Allah.. kalau tidak ada halangan aku pasti datang bersama teman teman yang lain. Oh iya, Selamat yah...  Akhirnya sampai juga waktunya buat kamu. Moga langgeng dan jadi keluarga bahagia yang sakinah mawadah warrahmah” “thanks rif, oke kalau gitu aku permisi dulu ya. Mau ngantar undangan ke teman teman cewe yang lain. Buat yang cowo aku serahin ke kamu aja yah. Hehehe.. sori jadi ngerepotin.” “gapapa, kamu kan udah sering ngerepotin aku dari dulu. Jadi ga ada salahnya kali ini kamu kembali ngerepotin aku lagi. Hehehe.......”

Hati

Hati, entah kenapa malam ini dia datang pada saya.. "boleh kan aku ikut nongkrong disini?" , katanya. dengan senang hati aku persilahkan dia duduk. Tentu saja tak ada larangan bagi dia untuk ikut menyumbangkan ide bagi blog ini.. toh sesuai judul blog ini, hati adalah yang paling berkuasa atas segala yang tertulis disini. "Ada apa?" tanyaku,, jujur aku agak khawatir melihat raut wajahnya yang kurang bersemangat. sepertinya dia memiliki sesuatu yang terpendam dalam dirinya dan hanya bisa memendam dengan segala keperihan. Aku kasihan padanya, dia terlihat sangat letih. murung, sungguh tak pernah aku melihat dia dalam segala kekalutan seperti ini seumur hidupku. Cukup lama dia terdiam membisu.. namun aku masih tetap sabar  menanti apa sesunggguhnya yang telah menggerakkan dirinya untuk datang padaku.. padahal yang kutau selama ini, dia adalah hati yang sangat hebat.. bahkan mungkin yang terhebat yang pernah aku kenal, atau kalau boleh sombong sedikit,, aku mil...

Ayo ke puskesmas!!

Uhuk-uhuk... Udah beberapa hari ini batukku ga sembuh2 juga, padahal udah minum berbagai macam obat yg aku "ambil" d warung.. Merasa terganggu dengan batukku di tengah malam, ibuku memaksa aku untuk pergi berobat ke puskesmas.. Malas sih,, aku paling benci dengan bau obat obatan di puskesmas.. Huek, rasanya tambah sakit kalau mencium bau bau itu,, tapi mengingat kesehatan adalah yang paling utama, jadilah aku berangkat sendiri ke sana.. Hari itu sabtu, entah pukul berapa. banyak sekali pasien yang antri d loket... Rasa malasku timbul lagi. Ingin rasa berbalik kembali ke rumah saja, tapi tanggung ah,, udah jauh2 sampe sini jg. Di depan loket aku bilang saja mau berobat karena batuk, ternyata ibu penjaga loket ini ceriwisnya minta ampun. Aku baru ngomong 1 beliau udah ngejawab 10, aku ingin berobat sbg pasien umum (bayar). Eh, beliau malah memaksa mengisi formulir dan membuatkan kartu anggota supaya berobat gratis.. Yaudahlah, yg penting sembuh. Tp kalau gratis, Alhamduli...

Sebuah cerita di malam tahun baru 2010

Namaku Arif. Sudah dua tahun aku bekerja di perusahaan entertainment di banjarmasin. Selama dua tahun itu juga aku tidak dapat menikmati indahnya pesta kembang api di luar. Selalu kuhabiskan waktuku di tempat kerja. Tapi tahun 2010 ini merupakan anugerah bagiku dan teman temanku. betapa tidak, tahun baru jatuh pada hari jum'at. Yang artinya tempat kerja kami tutup alias kami libur. Dengan begitu tentu saja aku akan kembali bisa menyaksikan pesta kembang api di luar. Namun harapan hanya tinggal kenangan, ketika kami asyik keliling kota dengan motor tiba tiba hujan turun dengan derasnya. Secara reflex aku langsung membelokkan motor menepi ke bangunan terdekat yang bisa dijadikan tempat berteduh. Yap, aku menemukan tempat yang ideal. Sempat kulihat teman temanku di depan masih melaju dengan motor mereka, entah mau berteduh dimana. Jadilah aku tertinggal sendiri di tempat ini.. Tapi, ternyata aku tidak sendiri disini. Ada banyak sekali orang orang duduk berdo'a di bangunan in...

Sedikit kutipan dari buku harianku

6/11/09 Sungguh, aku sudah sangat gerah dengan segala ke egoisanmu. Kau sungguh rewel belakangan ini, tidakkah kau mengerti bahwa aku sangat menyayangimu? Kamu cantik, indah, walau bodimu tambun tetap saja tak mengurangi keanggunanmu saat kau beraksi. Harus kuakui aku tak ingin kehilanganmu. Tapi, sikapmu belakangan ini membuatku berpikir... 7/11/09 Masih terbayang di benakku saat pertama membawamu pada teman-temanku. Kulihat mereka sangat antusias dengan dirimu, dapat kurasakan kalau sebagian besar dari mereka sangat mengagumimu.. Mereka bilang kau sempurna -Aku sependapat dengan mereka- Namun masih segar pula dalam ingatanku saat kau pergi meninggalkan aku. Hampir 2 bulan perasaanku terkatung katung menanti kau kembali, selama itu pula hatiku terasa sunyi.. Hari hariku terasa hambar tanpa adanya dirimu. Tapi kau tak pernah mengerti... Betapa senang hatiku saat kau kembali. Ingin rasanya berteriak, berjingkrak, atau apa saja sebagai pelampiasan kesenanganku. Tak ada yang da...

True Love

Di suatu negeri yang bernama negeri Ai (Negeri Cinta) Terdapat sepasang kekasih yang bernama Fran(pria) dan Siska(wanita) Mereka berdua sudah memadu kasih selama 5 tahun.. Mereka sudah saling mengenal satu sama lain dan sudah mengambil keputusan untuk menikah… Namun manusia hanya bisa berencana… Tuhanlah yang menentukan… Semuanya berjalan begitu indah untuk mereka berdua… Hingga tibalah hari yang tidak pernah mereka pikirkan akan terjadi… Suatu hari… Di siang hari… Sang wanita… Akan memilih gaun pengantin yang akan dikenakannya pada pesta pernikahan nanti Ia tidak sendiri… Ia ditemani oleh ibunya… Satu gaun… Dua gaun…Tiga gaun… Empat… Lima …………Sepuluh…… Entah berapa gaun yang sudah dicoba oleh wanita ini… Hingga akhirnya dia memutuskan untuk memilih satu gaun yang sangat indah…