Skip to main content

2010, spion 2 light on

Setelah sebelumnya d tahun 2006 sukses memaksa pengendara motor banjarmasin untuk memakai helm standar, kini dinas lalu lintas akan memberlakukan spion 2 dan light on di siang hari untuk kendaraan bermotor.
Khusus untuk light on, sebenarnya peraturan sudah dbuat tahun 2007 lalu. Namun masih belum ada ketegasan bagi yang melanggar sehingga jarang sekali terlihat pengendara yang mematuhinya.
Untuk spion 2, kayaknya tidak sulit untuk merealisasikannya. Hingga kini sudah mulai banyak yang memakainya, meski terlihat agak aneh. Namun jika semua orang sudah memakai, pasti rasa aneh itu pasti akan hilang dengan sendirinya.
Selain kedua hal di atas juga ada peraturan belok kiri ikuti isyarat lampu. Banyak temanku yang bertanya untuk apa peraturan itu? Toh kalau belok kiri langsung juga tak akan terjadi kecelakaan.
Memang sih belok kiri langsung tidak beresiko kecelakaan, tapi beresiko menimbulkan kemacetan. Bayangkan jika yang belok kiri adalah truk besar, trus dari arah kanan ada bus besar yang lewat (karena lampunya hijau) yakin deh pasti macet.
Sementara waktu lampu lalu lintas terus berjalan, bahkan sudah jadi merah. Bus di kanan belum bisa menyeberang.
Bisa bayangkan yang terjadi?
Pasti bunyi klakson akan saling bersahutan sana sini.
Jadi alangkah baiknya bila membiarkan bus di kanan melaju bebas hambatan dulu. Sementara truk menunggu sampai lampu hijau baru belok. Pasti tak akan terjadi kemacetan.

Kembali ke peraturan, kayaknya sanksi bagi pelanggar ketentuan d atas cukup berat. Kalau tidak salah denda 250 rb.
Waduh, harus cepat cepat pasang spion kiri nih. Dimana ya kemarin aku nyimpannya?
Waaa lupa!!
Terpaksa deh harus beli lagi (T_T)

Comments

Popular posts from this blog

Share Pengalaman Transaksi di Lazada

Belanja online sendiri sebenarnya udah bukan pengalaman baru lagi buat aku. Dulu aku pernah membagi pengalaman tentang beli kamera secara online (baca: balada nikon coolpix p310 ) dan sejak saat itu aku sudah berani untuk melakukan pembelian online untuk barang yang nilainya 7 digit, dan alhamdulillah aja sih, ga pernah yang namanya ketipu ataupun juga mengalami keluhan keluhan lain. Ya sambil diliat juga seperti apa penjualnya, kalo kita ragu ragu yang mending ditunda aja dulu hasrat untuk berbelanja onlinenya. Tapi kalo udah ngebet banget juga ya langsung aja pesan. Hehee.. tapi jangan nyalahin aku ya kalo ntar barang yang dibeli ga sesuai ama keinginan atau malah ga dikirim sama sekali. DO IT WITH YOUR OWN RISK. Tapi melalui tulisan ini aku akan mencoba berbagi bagaimana cara berbelanja online yang aman itu.

Film; hachiko

Hachiko bercerita tentang seekor anjing yang "ditemukan" oleh seorang professor guru musik di stasiun kereta. keduanya memiliki ikatan batin yang sangat kuat. bahkan hatchi, dengan setianya mengantar proffesor yang ingin pergi bekerja setiap hari sampai stasiun, dan kemudian menjemputnya kembali pada pukul 5 sore, saat sang professor pulang. kegiatan rutin itu berlangsung beberapa tahun, hingga pada suatu waktu, saat sedang mengajar, proffesor itu terkena serangan jantung dan langsung meninggal di tempat. sementara itu di stasiun, hachi dengan setianya menanti kedatangan sang professor tersebut. ia tak pernah tau kalau professor,majikan sekaligus sahabatnya itu tidak akan pernah pulang lagi. namun ia terus saja menanti.... setiap hari... setiap jam 5 sore, hachi dengan setia duduk di depan stasiun sampai hampir 10 tahun, sampai ia mati. Cerita hachiko sebenarnya adalah kisah nyata.terjadi di kota Shibuya, Jepang. bahkan di stasiun kereta shibuya, kita akan menemukan p...

Antri Bensin di SPBU? berikut cerita dan tipsnya

Dua minggu terakhir, antrian BBM bersubsidi di SPBU semakin menggila saja. Kadang perlu waktu sampai satu jam mengantri baru aku bisa dapat giliran mengisi bensin. Kondisi tersebut membuat aku belakangan jadi kehilangan gairah untuk jalan-jalan dan menyia-nyiakan bahan bakar motorku untuk tujuan yang tidak begitu penting, Proses pengantrian yang begitu lama sering membuat aku malas untuk ke SPBU dan lebih memilih beli di eceran. meski dengan harga yang lebih mahal tentunya. Pasokan Bahan bakar untuk wilayah Kalsel sepertinya memang sedang dalam kondisi tidak banyak.  Pernah suatu waktu aku melakukan perjalanan dari Martapura-Banjarbaru-Banjarmasin di sore hari. Dalam perjalanan tersebut aku melewati mungkin sekitar 8 atau 9 SPBU.  Sialnya, ternyata semua SPBU yang aku lewati kehabisan stok BBM bersubsidi. Luar biasa! entah ini permainan atau apa, yang pasti untuk kesekian kalinya aku harus membeli di eceran dengan harga yang lebih tinggi 134% dibanding harga resmi di SPB...