Skip to main content

Procrastination: Sulitnya Memulai Sesuatu dan Kecenderungan Menunda Pekerjaan.


Apakah kalian mengenali gambar di atas? Jika kalian adalah seorang penggemar berat serial kartun Spongebob Squarepants tentu sangat familiar dengan potongan gambar tersebut. Gambar tersebut adalah salah satu adegan dalam Kartun Spongebob edisi ke 37a dengan judul Procrastination. Kurang lebih ceritanya seperti ini:
Spongebob mendapat tugas dari Nyonya Puff sang Guru mengemudinya untuk menulis esai 800 kata tentang apa saja yang tidak boleh dilakukan di lampu merah. Spongebob merasa kesulitan mengerjakan tugas tersebut dan selalu saja mengulur dan mengulur waktu. Faktanya, Semakin ia mengulur waktu semakin sempit waktu yang tersedia baginya untuk menyelesaikan tugas tersebut. Hal - Hal anehpun terjadi, hingga akhirnya Spongebob terbangun dan menyadari kalau hal hal aneh itu hanyalah mimpi. Namun tugas menulis esai itu bukan mimpi, faktanya ia baru berhasil membuat satu kata, sementara waktu sudah menunjukkan hanpir jam 9 pagi!! Dengan sisa waktu yang ada ternyata spongebob berhasil menyelesaikan tugas tersebut dan pergi ke boating school untuk menyerahkannya kepada Nyonya Puff.. Meski ternyata pengumpulan tugas itu ditunda.



Lalu hal menarik apa yang bisa kita bahas dari episode spongebob di atas?
Yang pertama kita akan bicara soal judul. "Procrastination" adalah sebuah kata dalam bahasa inggris yang kalau kita terjemahkan ke bahasa indonesia bisa diartikan sebagai "Penundaan".
Di episode ini jelas sekali menggambarkan Spongebob yang selalu menunda nunda untuk mengerjakan tugas esai tersebut, meski di hati kecilnya ia tahu kalau hal tersebut justru akan membuat waktunya semakin sempit nanti.

Cerita ini memang hanyalah Salah satu episode dari serial kartun, tapi sadarkah kita kalau dalam kehidupan sehari hari kita juga sering melakukan hal yang serupa?
Contoh yang paling sering terjadi adalah pada pelajar ataupun mahasiswa. Sistem Kebut Semalam (SKS) merupakan istilah yang begitu lazim dan sering dipraktekkan para pelajar tersebut ketika akan menghadapi ujian di keesokan harinya. Padahal sebelumnya mereka memiliki waktu yang begitu panjang untuk belajar.. namun kebanyakan dari mereka terus menunda-nunda dan akhirnya hanya belajar pada malam hari sebelum hari H ujian. Fakta !!
Contoh yang lebih Nyata lagi adalah yang terjadi pada blog ini. Di awal tahun kemarin aku berjanji untuk menulis sedikitnya 60 Post di tahun ini. Nyatanya hingga kini aku hanya mampu menulis kurang dari 20 Post di sisa waktu yang tak sampai 3 bulan lagi. Akibatnya tentu saja sekarang aku yang jadi gelabakan sendiri untuk memenuhi janji tersebut.

Memulai sesuatu itu adalah hal yang paling sulit.
Kita kembali ke Episode spongebob tadi...
Di rentang waktu malam hingga tengah malam, spongebob tak mampu menuliskan kata yang menjadi awal baginya untuk menyelesaikan tugas. Yang pertama, ia hanya mampu menuliskan judul tugas.. dan kemudian hingga saat terakhir ia akhirnya mampu menuliskan satu kata "The" dalam bentuk kaligrafi yang tentu saja tak berarti apa apa.
Lucunya, di saat yang terdesak ia akhirnya terpikir satu jawaban untuk tugasnya tersebut, dan kemudian berlanjut dengan begitu lancarnya hingga tugas itu selesai.

Kadang... dalam hidup ini kita takut melakukan sesuatu karena merasa tidak bisa melakukan hal tersebut. Padahal sebenarnya yang kita perlukan hanyalah satu langkah awal. Banyak orang mencoba mengalihkan fokus ketika menghadapi sesuatu yang dianggap sulit dengan cara menunda atau beralasan banyak hal lain lagi yang harus dikerjakan.
Prokrastinasi atau penundaan itu tidak akan mengalihkan kita dari masalah yang dihadapi. Ia akan terus mengejar kita di waktu yang semakin sempit. Yang seharusnya dan sebaiknya kita lakukan adalah mengambil langkah awal dengan berani. Cukup jalani dan laksanakan! hingga akhirnya kita akan melihat keajaiban...

Comments

  1. Setuju gan, ada istilah menunda nunda pekerjaan sama dengan menumpuk penderitaan.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Share Pengalaman Transaksi di Lazada

Belanja online sendiri sebenarnya udah bukan pengalaman baru lagi buat aku. Dulu aku pernah membagi pengalaman tentang beli kamera secara online (baca: balada nikon coolpix p310 ) dan sejak saat itu aku sudah berani untuk melakukan pembelian online untuk barang yang nilainya 7 digit, dan alhamdulillah aja sih, ga pernah yang namanya ketipu ataupun juga mengalami keluhan keluhan lain. Ya sambil diliat juga seperti apa penjualnya, kalo kita ragu ragu yang mending ditunda aja dulu hasrat untuk berbelanja onlinenya. Tapi kalo udah ngebet banget juga ya langsung aja pesan. Hehee.. tapi jangan nyalahin aku ya kalo ntar barang yang dibeli ga sesuai ama keinginan atau malah ga dikirim sama sekali. DO IT WITH YOUR OWN RISK. Tapi melalui tulisan ini aku akan mencoba berbagi bagaimana cara berbelanja online yang aman itu.

Salam 10 Jari dari Bahrain

Sepertinya hampir seluruh rakyat Indonesia sudah mengetahui kalau tadi malam timnas kita mengukir sejarah baru dalam cerita persepakbolaan nasional. Sayangnya kisah yang tertulis bukanlah kisah indah, melainkan kebalikannya. Ya, malam tadi secara memalukan timnas garuda dicukur habis oleh timnas Bahrain 10 gol tanpa balas pada ajang pra piala dunia 2014. Hebatnya, ternyata kekalahan tersebut merupakan kekalahan TERBESAR yang pernah dialami oleh timnas sepanjang sejarah. Sebuah prestasi yang sangat sangat "mengagumkan" ditengah krisisnya kepercayaan masyarakat terhadap kinerja PSSI yang sekarang.

Ayo ke puskesmas!!

Uhuk-uhuk... Udah beberapa hari ini batukku ga sembuh2 juga, padahal udah minum berbagai macam obat yg aku "ambil" d warung.. Merasa terganggu dengan batukku di tengah malam, ibuku memaksa aku untuk pergi berobat ke puskesmas.. Malas sih,, aku paling benci dengan bau obat obatan di puskesmas.. Huek, rasanya tambah sakit kalau mencium bau bau itu,, tapi mengingat kesehatan adalah yang paling utama, jadilah aku berangkat sendiri ke sana.. Hari itu sabtu, entah pukul berapa. banyak sekali pasien yang antri d loket... Rasa malasku timbul lagi. Ingin rasa berbalik kembali ke rumah saja, tapi tanggung ah,, udah jauh2 sampe sini jg. Di depan loket aku bilang saja mau berobat karena batuk, ternyata ibu penjaga loket ini ceriwisnya minta ampun. Aku baru ngomong 1 beliau udah ngejawab 10, aku ingin berobat sbg pasien umum (bayar). Eh, beliau malah memaksa mengisi formulir dan membuatkan kartu anggota supaya berobat gratis.. Yaudahlah, yg penting sembuh. Tp kalau gratis, Alhamduli...