Skip to main content

Haruskah aku meninggalkanmu?



Kita sudah lama bersama bukan? Kalau boleh aku katakan, aku sudah merasa cocok dengan kamu. Kupikir tidak ada alasan bagiku untuk tidak lagi menyukaimu. Aku tau kau memang tidak sempurna, kau kurang membanggakan, kau... terlalu biasa.
Tapi terlepas dari itu semua, aku tak berpikir kau memiliki kekurangan yang harus membuatku meninggalkanmu. Iya, kau selalu berusaha memenuhi harapanku.. meski aku tau tak semua harapanku bisa kau kabulkan. Aku bisa memakluminya.. karena, aku sadar tak ada yang sempurna, dan aku sendiri bukanlah orang yang menuntut kesempurnaan.
Tapi mereka..

mereka terus saja memaksaku untuk mengkhianatimu, untuk meninggalkanmu, menduakanmu, menyakitimu. Mereka bilang untuk kebaikan.. dan aku... aku pantas dapat yang lebih, aku mampu dapatkan lebih. Dan setiap manusia berhak memilih yang lebih.
Lagipula.. mereka bilang kau itu kolot. tidak fashionable, tidak menarik, dan sebagainya. Aku sedih mendengar kata kata mereka..
Dan.. jujur
kini akupun sudah mulai bosan denganmu, aku ingin yang baru, yang lebih.. muda mungkin. Atau yang lebih segar, yang lebih membanggakan jika kubawa pada teman-temanku.
Iya, aku mulai terpengaruh dengan mereka..
Aku mulai mendengarkan mereka...
Aku mulai tak peduli lagi denganmu...
Aku mulai tak mengacuhkanmu..
Aku mulai berpikir untuk meninggalkanmu..

Aku....
Ingin beli handphone baru :'(
Salahkah jika aku menggantimu, nokia 3120 classic ku?

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Share Pengalaman Transaksi di Lazada

Belanja online sendiri sebenarnya udah bukan pengalaman baru lagi buat aku. Dulu aku pernah membagi pengalaman tentang beli kamera secara online (baca: balada nikon coolpix p310 ) dan sejak saat itu aku sudah berani untuk melakukan pembelian online untuk barang yang nilainya 7 digit, dan alhamdulillah aja sih, ga pernah yang namanya ketipu ataupun juga mengalami keluhan keluhan lain. Ya sambil diliat juga seperti apa penjualnya, kalo kita ragu ragu yang mending ditunda aja dulu hasrat untuk berbelanja onlinenya. Tapi kalo udah ngebet banget juga ya langsung aja pesan. Hehee.. tapi jangan nyalahin aku ya kalo ntar barang yang dibeli ga sesuai ama keinginan atau malah ga dikirim sama sekali. DO IT WITH YOUR OWN RISK. Tapi melalui tulisan ini aku akan mencoba berbagi bagaimana cara berbelanja online yang aman itu.

Film; hachiko

Hachiko bercerita tentang seekor anjing yang "ditemukan" oleh seorang professor guru musik di stasiun kereta. keduanya memiliki ikatan batin yang sangat kuat. bahkan hatchi, dengan setianya mengantar proffesor yang ingin pergi bekerja setiap hari sampai stasiun, dan kemudian menjemputnya kembali pada pukul 5 sore, saat sang professor pulang. kegiatan rutin itu berlangsung beberapa tahun, hingga pada suatu waktu, saat sedang mengajar, proffesor itu terkena serangan jantung dan langsung meninggal di tempat. sementara itu di stasiun, hachi dengan setianya menanti kedatangan sang professor tersebut. ia tak pernah tau kalau professor,majikan sekaligus sahabatnya itu tidak akan pernah pulang lagi. namun ia terus saja menanti.... setiap hari... setiap jam 5 sore, hachi dengan setia duduk di depan stasiun sampai hampir 10 tahun, sampai ia mati. Cerita hachiko sebenarnya adalah kisah nyata.terjadi di kota Shibuya, Jepang. bahkan di stasiun kereta shibuya, kita akan menemukan p...

Antri Bensin di SPBU? berikut cerita dan tipsnya

Dua minggu terakhir, antrian BBM bersubsidi di SPBU semakin menggila saja. Kadang perlu waktu sampai satu jam mengantri baru aku bisa dapat giliran mengisi bensin. Kondisi tersebut membuat aku belakangan jadi kehilangan gairah untuk jalan-jalan dan menyia-nyiakan bahan bakar motorku untuk tujuan yang tidak begitu penting, Proses pengantrian yang begitu lama sering membuat aku malas untuk ke SPBU dan lebih memilih beli di eceran. meski dengan harga yang lebih mahal tentunya. Pasokan Bahan bakar untuk wilayah Kalsel sepertinya memang sedang dalam kondisi tidak banyak.  Pernah suatu waktu aku melakukan perjalanan dari Martapura-Banjarbaru-Banjarmasin di sore hari. Dalam perjalanan tersebut aku melewati mungkin sekitar 8 atau 9 SPBU.  Sialnya, ternyata semua SPBU yang aku lewati kehabisan stok BBM bersubsidi. Luar biasa! entah ini permainan atau apa, yang pasti untuk kesekian kalinya aku harus membeli di eceran dengan harga yang lebih tinggi 134% dibanding harga resmi di SPB...