Skip to main content

Posts

Menikmati Keindahan Pulau Pinus

Dua minggu kemarin, tepatnya tanggal 14 Oktober 2012 aku dan teman-teman pergi liburan ke Pulau pinus, di desa aranio dekat waduk Riam Kanan. (ini kalimat pembuka yang standar banget :P mengingatkanku pada tugas-tugas mengarang yang aku kerjakan sewaktu masih SD) Cuma berlima!! awalnya sih mau berdelapan, tapi tiga orang teman malah membatalkan diri dengan berbagai macam alasan yang kayaknya gak perlu lah disebutkan di sini. Oh, iya.. terimakasih secara khusus aku ucapkan untuk Ayusky yang mau ikut serta meramaikan perjalanan kami, sekaligus juga memberikan warna dalam grup kami dan juga menjadi teman bicaraku sepanjang perjalanan yang kurang lebih memakan waktu 2 jam dari Banjarmasin itu.

Mitos, alasan, dan kebahagiaan

Beberapa waktu yang lalu, aku pernah menuliskan tentang suara maupun video yang bisa mempengaruhi mental . Di dalam tulisanku dulu, sempat disebutkan tentang lagu yang bisa membuat orang bisa bunuh diri setelah mendengarnya. Judul lagu itu Gloomy Sunday. Dulu aku merasa lagu tersebut sama sekali tidak memberikan rangsangan apapun bagiku untuk melakukan hal-hal yang mendekati bunuh diri. Kupikir mungkin dulu semuanya tidak berpengaruh karena saat mendengarkannya aku memang dalam kondisi biasa, bahkan bisa dikatakan bahagia. Nah, mungkin kalau aku sedang dalam kondisi sedih atau tertekan ada kemungkinan segalanya jadi berbeda. Jadi kemarin.. di hari minggu yang suram, aku coba dengarkan lagi lagu itu.

Coretan kecil untuk teman

Mungkin kalian bingung dengan perubahan sikapku akhir akhir ini. Mungkin kalian sedikit merasa sepi (atau tenang?) ketika nyanyian-nyanyianku tak lagi membahana di sela-sela canda kita.. Mungkin sebagian kecil dari kalian sudah bisa membaca, sudah bisa merasa kalau ada sesuatu dari diriku yang sudah berbeda. Aku ingin memberitahu kalau sesungguhnya bukan dirikulah yang sudah berubah.. tetapi yang sebenarnya terjadi adalah aku sudah terlalu lelah..... terlalu letih untuk berpura-pura. Ini bukanlah duniaku... Sekeras apapun aku mencoba beradaptasi, sekeras apapun aku coba untuk mencoba memasuki.. akan selalu ada semacam penolakan yang terjadi di dalam diri ini. Aku bukan sok mau menjaga diri.. aku cuma mengikuti kata hati.... dan dengan berat aku sampaikan. Ternyata hatiku menyuruhku untuk pergi.

Aku dan 5 hal yang aku percaya

Hai.. Perkenalkan, namaku Arif..Aku orangnya biasa aja. Dibilang ganteng enggak, dibilang jelek juga jelas enggak bisa. Kata teman teman, aku nih orangnya baik, asik, meski kadang suka punya pemikiran yang agak lain dan berbeda dengan orang kebanyakan. Setiap manusia memiliki beberapa hal yang menjadi acuan bagi dirinya dalam menjalani hidup. Setiap manusia memiliki pemikiran dan kepercayaan sendiri.. mungkin ada banyak perbedaan, namun semuanya sama-sama akan menjadi dasar yang tertanam dalam diri untuk bekal menghadapi hidup ini. yang mana semua prinsip atau kepercayaan tersebut akan sangat mempengaruhi berbagai sikap maupun perilaku seseorang terhadap dirinya sendiri, orang lain, maupun lingkungan sekitarnya. Berikut ini adalah  5 hal yang aku percayai dalam hidup:

DSLR pertama gue: nikon d3100

Padahal awalnya aku sama sekali ga ada niat buat beli DSLR, yah.. dengan kamera poket nikon p310 ku itu sebenarnya sudah cukup untuk mengabadikan momen momen berharga dengan keluarga maupun teman teman, sekaligus untuk sekalian belajar teknik fotografi manual. Tapi berhubung kemaren ada temen yang nawarin kamera punyanya dengan harga murah banget.., sedikit demi sedikit hati ini mulai tergoda juga. Dikarenakan budgetnya juga ada ya akhirnya kebeli juga. Cuma 4 juta (plus lensa kit, memory 4 GB lens hood, UV filter, sama tas kameranya), dia baru pake 1 bulan .. kalo harga barunya dia beli 5,6 juta. Kan sayang kalau kesempatan dilewatkan. hehehe..

Jalan jalan ke pasar terapung dan pulau kembang

Sebenarnya dari kemarin-kemarin ga ada rencana sama sekali buat jalan-jalan ke pasar terapung yang menjadi salah satu objek wisata yang cukup dikenal di kalimantan selatan ini. Berawal dari rasa dongkol karena tidak bisa nonton jukung hias di acara perayaan hari jadi kota banjarmasin tadi malam, maka aku dan teman-teman mulai menyusun rencana "pelampiasan" dan akhirnya kami sepakat untuk berwisata ke pasar terapung saja. Rencana awal habis sholat subuh langsung go cau ke daerah kuin, dengan terlebih dahulu berkumpul di markas kami. namun karena ada salah seorang teman yang kelamaan berdandan. ga tau dia sibuk milih gaun, masang bulu mata palsu, atau nyukur jenggotnya yang pasti dia datang terlambat dari jadwal yang ditentukan. tapi walau agak terlambat tetap saja tak menyurutkan niat kami untuk tetap pergi ke pasar terapung.

Bikin sendiri mini studio box

Iseng aja nih.. idenya berawal dari secara ga sengaja dulu pernah nemu tulisan di blog orang tentang membuat sendiri studio foto mini di rumah. (maaf, ga bisa menyertakan link.. soalnya ga ingat lagi nama situsnya. Nah, daripada bengong dirumah mending aku praktekin aja seadanya. Bahan bahan yang dibutuhkan semua dari barang bekas; kardus, karton putih dan hitam untuk bakcground, lampu bekas semuanya ga pake modal.. hehehe.. namanya juga iseng. liat aja nih foto-fotonya: